Minahasa SelatanPemerintahanTerkini

Sinergi Antar Daerah untuk Jaga Stabilitas Harga dan Perkuat Ketahanan Pangan

Minsel, sulutcyber – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus memperkuat langkah strategis dalam upaya mengendalikan inflasi daerah. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah menjalin kerja sama antardaerah (KAD) dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, sebagai respons terhadap dinamika harga kebutuhan pokok serta untuk menjaga daya beli masyarakat.

Pada Kamis, 6 November 2025, Pemkab Minahasa Selatan dan Pemkab Bone Bolango resmi menandatangani Kesepakatan Bersama Pengendalian Inflasi, yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Fokus Kerja Sama: Cabai, Beras, Tomat, dan Hortikultura

Kesepakatan tersebut mencakup:

Pemenuhan komoditas cabai, beras, dan tomat untuk kebutuhan Kabupaten Minahasa Selatan.

Pemenuhan komoditas hortikultura dan sayur-sayuran untuk Kabupaten Bone Bolango.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh:

Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H.

Bupati Bone Bolango, Drs. H. Ismet Mile, M.M.

Kesepakatan ini menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas harga, memperlancar distribusi pangan, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di kedua daerah.

Sinergi 4K untuk Pengendalian Inflasi

Kesepakatan Bersama ini selaras dengan kebijakan nasional pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K, yaitu:

Ketersediaan pasokan,

Keterjangkauan harga,

Kelancaran distribusi,

Komunikasi yang efektif.

Dengan kolaborasi ini, kedua daerah berkomitmen menjalankan langkah-langkah bersama untuk menjamin pasokan pangan tetap stabil, terutama pada komoditas yang paling memengaruhi inflasi.

Bupati Minsel: Kolaborasi Kunci Menekan Inflasi

Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa kerja sama antardaerah adalah kunci menekan laju inflasi.

“Sinergi antar daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan, menekan inflasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengendalian inflasi tidak hanya mengandalkan kebijakan moneter, tetapi memerlukan koordinasi konkret di lapangan,” ujar Bupati.

Beliau juga menekankan pentingnya memperkuat sektor pertanian dan memperlancar rantai pasok sebagai fondasi ketahanan pangan.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Dengan adanya kerja sama ini, kedua pemerintah daerah berharap:

Distribusi bahan pokok semakin lancar,

Harga komoditas lebih stabil,

Kondisi pangan lebih terjamin,

Tekanan inflasi dapat ditekan secara signifikan.

Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Minsel untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif serta melindungi daya beli masyarakat.

Langkah Konsisten Pemerintah Minsel

Melalui berbagai intervensi yang terukur, kolaboratif, dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan optimistis mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.(*)

Related Articles

Back to top button